Ismilyasih’s Weblog

Oktober 26, 2007

Film indonesia : Belahan Jiwa (soulmate)

Filed under: Film — ismilyasih @ 8:59 am

BELAHAN JIWA (SOULMATES): Film Terbaik NYIIFVF 2007
Kapanlagi.com – Pengakuan masyarakat film internasional kembali diberikan kepada karya anak bangsa. Di penghujung tahun 2007 ini, Sekar Ayu Asmara membawa nama Indonesia ke kancah perfilman internasional, dengan memenangkan Best International Feature Film untuk filmnya BELAHAN JIWA (THE SOULMATES) dalam New York International Independent Film & Video Festival (NYIIFVF) 2007.

BELAHAN JIWA (SOULMATES) sendiri merupakan film produksi MVP Pictures tahun 2005. Sebelumnya film ini telah menjadi wakil Indonesia di ajang Shanghai Film Festival 2006 dan Kairo Film Festival 2006. “Dan kabar yang kami terima dari panitia NYIIFVF ini sungguh membahagiakan. Kami bersyukur bahwa BELAHAN JIWA dianggap film independen yang berkualitas. Sebagai film feature terbaik adalah pengakuan yang mendorong kami untuk terus menghasilkan film-film bermutu,” ucap Wicky V Olindo, Produser Pelaksana film BELAHAN JIWA.

Sekar Ayu Asmara yang menyutradarai film ini langsung menyatakan keyakinannya bahwa film-film seperti BELAHAN JIWA (SOULMATERS) layak terus diproduksi. “Kita tahu kualitas tim penilai NYIIFVF. Kita semakin yakin bahwa film-film seperti apa yang bisa memberi nilai tambah bagi penontonnya. Rasanya BELAHAN JIWA (SOULMATES) makin memberi dorongan kepada saya untuk berkarya lebih intens dan lebih kreatif di dunia perfilman. Saya berterima kasih sekali dengan apresiasi yang diberikan panitia NYIIFVF terhadap film saya,” ucap Sekar Ayu Asmara.

BELAHAN JIWA (SOULMATES) sejak awal telah menunjukkan kualitas yang tidak main-main. Sekar Ayu berani bermain dengan intrik psikologis setiap karakter yang ada dalam filmnya. Ketika film ini beredar, banyak kritikus berkomentar, Belahan Jiwa menjadi film yang tidak lazim di perfilman nasional. Banyak yang menganggap psycho-drama bukanlah film “pasar”. Meskipun pemain ternama sekaliber Rachel Maryam, Dian Sastrowardoyo, Marcella Zalianty, Dina Olivia, dan Nirina Zubir, terlibat dalam produksi film ini.

BELAHAN JIWA mengisahkan tentang empat teman yang menghadapi masalah mereka sendiri, namun pada akhirnya berujung pada satu konflik. Empat sahabat ini pada akhirnya menyadari bahwa mereka sebenarnya mewakili empat kepribadian yang ada dalam tubuh satu orang. Sebuah teka-teki psycho-drama yang sangat mengundang rasa ingin tahu akhir ceritanya.

New York International Independent Film & Video Festival (NYIIVFV) adalah salah satu ajang film independen terbesar di dunia. Dirintis oleh Stuart Alson, di tahun 1993, festival ini menjadi tempat para pembuat film indie mampu menampilkan karya mereka di depan wartawan, panel juri hingga para distributor yang siap membawa karya mereka tersebut untuk didistribusikan secara lebih luas. NYIIFVF juga tak ubahnya pesta pembuat film indie di musim panas. Dan penjurian untuk NYIIFVF 2007 ini berlangsung pada 19-26 Juli 2007 lalu.

Untuk tahun 2007 ini, film-film yang ikut serta dalam NYIIFVF berasal dari 60 negara, Terdiri dari 250 jenis film pendek (docu-drama/documenter), film panjang (feature), dan animasi. Negara-negara yang mengirimkan karya-karyanya, di antaranya adalah: India, Jepang, Slovenia, Belanda, Selandia Baru, Irlandia, Jerman, Kanada, Rusia, dll.

NYIIFVF diselenggarakan di Manhattan, New York dan berlangsung dua kali dalam setahun. Bintang-bintang yang pernah hadir dan terlibat dalam NYIIFVF di antaranya: Callista Flockhart, Cameron Diaz, George Clooney, Jennifer Anniston, dan Vin Diesel. Partisipasi mereka sangat besar sekali dalam membesarkan festival ini.

Malam penganugerahan NYIIFVF 2007 akan digelar di Manhattan, New York pada Jumat, 2 November 2007, pukul 19.00-22.00 waktu New York. Tempat seremoni penyerahan penghargaan menurut pihak panitia akan berlangsung di THE CHINA CLUB, 268 West 47th Street, New York.

MVP Pictures tengah mempertimbangkan untuk mengirimkan wakilnya sekaligus ingin melihat seberapa besar pengaruh NYIIFVF dalam perfilman internasional. Panitia telah menyampaikan undangannya. Sekali lagi, “New York International Independent Film & Video Festival” memberi harapan kepada industri perfilman nasional, dan MVP Pictures khususnya, bahwa sangat mungkin produksi film nasional diterima oleh khalayak luas. Tinggal seberapa aktif tingkat partisipasi dan keterlibatan pelaku industri film nasional di kancah perfilman internasional.

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: